Mikroba Yoghurt

Benarkah yoghurt hanya mengandung bakteri asam laktat saja?

Yoghurt modern saat ini biasanya memang mengandung 2-3 bakteri asam laktat. Tapi tahukah anda bahwa dahulu sekali, sebelum diemukannya teknologi isolasi mikroba, yoghurt dalam keadaan alaminya mengandung juga mikroba yang biasanya sejenis ragi.

Jenis ragi yang biasa ada di yoghurt biasanya dari jenis Saccharomyces sp. dan beberapa jenis yang lain seperti Kluveromyces sp. dan beberapa jenis lain.

Jaman dahulu kala, saat teknologi masih tradisoinal, keberadaan ragi tidak dapat dihindari. Meskipun demikian, mereka bukanlah kontaminan. Dalam banyak hal, keberadaan ragi justru memperkaya cita rasa pada yoghurt itu sendiri. Ragi memberikan aroma tape yang disukai banyak orang. Selain itu, mengkonsumsi yoghurt yang mengandung ragi memberikan efek hangat di tubuh (karena menghasilkan alkohol) sehingga disukai orang-orang Eropa yang hidup diudara dingin

Namun demikian, didunia modern, ketika yoghurt mulai dikomersialkan dengan cara dikemas, keberadaan ragi pada yoghurt justru dianggap sebagai kontaminan (meskipun kenyataannya aman dan tidak berbahaya). Mengapa? Karena adanya ragi pada yoghurt akan menyebabkan masalah pada saat pengemasan yoghurt yaitu timbulnya gas yang dapat menyebabkan masalah kemasan menggembung dan 'meledak' (bukan ledakan yng berbahaya). Karena itulah, yoghurt yang dikemas untuk didistribusikan harus bebas dari ragi.

Jadi sekarang kita tahu bahwa ragi adalah mikroba yang juga umum terdapat pada yoghurt. Anda tidak perlu menghilangkan ragi pada yoghurt, sepanjang yoghurt tersebut untuk dikonsumsi sendiri. Jika anda memutuskan untuk mengemas yoghurt untuk didistribusikan, maka ada cara menghilangkan ragi yang dapat anda temukan di DVD yoghurt.

Semoga Artikel ini bermanfat






Sumber:rajayoghurt.com

info lebih lanjut hubungi:

Bpk.Dede Komarudin/Ibu Farida

Tlp/Hp:022-75017190/08112290361 Pin: 283E24BD

Follow  juga yaa

IG : @daffyoghurt

FB : Daff Yoghurt

twitter : @daffyoghurt

web : daffyoghurt.com