4 Jenis Bakteri Yoghurt dan Manfaatnya



1. Streptococcus Thermophilus

Streptococcus thermophilus atau Streptococcus thermophilus subsp salivarius merupakan bakteri streptococcus non-sporous, non-patogenik, dan non-motile.

Jenis bakteri ini sering ditemukan pada produk fermentasi susu.

Streptococcus thermophilus biasanya digunakan untuk memproduksi yogurt, keju, susu, maupun produk susu lainnya.

Bakteri streptococcus bermanfaat untuk meredakan gejala intoleransi laktosa, menurunkan asam lambung, dan gangguan pencernaan lainnya.

Streptococcus thermophilus menghasilkan ATP (adenosin trifosfat) dari respirasi serta menghasilkan senyawa nitrogen dari hidrolisis protein susu.

2. Lactobacillus Delbrueckii Subspecies Bulgaricus

Lactobacillus delbrueckii subspesies bulgaricus (kadang-kadang disebut sebagai Lactobacillus bulgaricus) adalah bakteri yogurt yang memfermentasi laktosa untuk menghasilkan asam laktat.

Bakteri ini memfermentasi susu untuk menghasilkan asetaldehida, yang memberikan aroma khas yoghurt.

Kultur bakteri Lactobacillus delbrueckii subspesies bulgaricus yang masih hidup biasanya digunakan untuk memproduksi berbagai jenis yoghurt, termasuk yogurt reguler, yogurt organik, yogurt kefir, yogurt Yunani, dan yogurt Bulgaria.

Mikroorganisme menguntungkan ini membantu memecah laktosa, membantu perkembangan bakteri baik lainnya, mempertahankan kekebalan terhadap penyakit, mengelola kadar kolesterol, serta efektif dalam proses metabolisme lipid.

Lactobacillus bulgaricus juga menghambat pertumbuhan mikroorganisme patogen berbahaya pada saluran pencernaan.

3. Lactobacillus Acidophilus

Lactobacillus acidophilus adalah bakteri menguntungkan yang ada secara alami di dalam mulut serta saluran pencernaan hewan dan manusia.

Bakteri ini digunakan secara komersial untuk memproduksi yogurt acidophilus.

Acidophilus adalah jenis bakteri yogurt yang bermanfaat menurunkan perut kembung, bau mulut, memperbaiki kerusakan pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh antibiotik, serta menjaga kesehatan dan kebersihan usus.

Lactobacillus acidophilus juga digunakan untuk memproduksi susu acidophilus manis, yang diresepkan untuk pasien intoleransi laktosa.

Bakteri ini juga bisa ditambahkan ke dalam susu untuk mengurangi tingkat pH.

4. Bifidobacterium

Bifidobacterium adalah bakteri probiotik yang bersifat non-motil dan anaerob yang sering ditambahkan dalam yogurt, makanan penutup beku (frozen dessert), susu bubuk, dan buttermilk.

Bifidobacterium merupakan jenis bakteri asam laktat dan secara alami terdapat di saluran pencernaan manusia.

Bifidobacterium membantu mengurangi efek samping dan kerusakan yang disebabkan oleh antibiotik, melancarkan buang air besar, pengobatan diare yang disebabkan oleh antibiotik, mempertahankan keseimbangan pH usus, menghambat pertumbuhan bakteri penghasil nitrat di usus besar, serta mensintesis vitamin B-kompleks.[]

 

Sumber:

http://www.amazine.co/24068/4-jenis-bakteri-dalam-yogurt-serta-manfaat-kesehatannya/


info lebih lanjut hubungi:
Bpk.Dede Komarudin
Tlp/Hp:08112290361 Pin: 283E24BD
Follow juga yaa
IG : @DAFFYOGHURT
FB : Daff Yoghurt
twitter : @daffyoghurt
web : daffyoghurt.com



 

Artikel Lainnya

 
Artikel

Yoghurt Isi Nata Decoco

Saat ini kegiatan begitu padat, semua aktifitas maunya diikuti semua... ada kegiatan di sana pingin…

 
Artikel

Daff Yoghurt Gelar Produk Saat Perayaan Imlek di Miko Mall

Hasil kerjasama antara Managemen Miko Mall, Paskhas dan PPKM Kab Bandung, diantaranya adanya gelar produk…

 
Artikel

Bitterballen Cream Kefir Keto

Bahan A:250 gr daging sapi cincang1 butir bawang bombai ukuran kecil2 siung bawang putih1 batang…

 
Artikel

Keto Tokyo Banana Cotton Cake

Bahan-bahan :3 sdm tepung almond2 sdm pemanis1,5 sdm butter leleh1,5 sdm yoghurt atau sour cream1/4…